Duh, Keranjingan Smartphone Berpotensi Rusak Kehidupan Seks

Jakarta – Ketergantungan smartphone, tablet dan gadget lainnya bisa membuat hubungan pasangan merenggang karena minimnya komunikasi secara langsung atau dengan tatap muka. Tapi dampak negatifnya ternyata tidak sampai di situ. Penggunaan smartphone yang berlebihan juga berpotensi merusak kehidupan seksual.

Sebuah penelitian yang dilakukan melalui wawancara mendalam dengan responden mengungkapkan bahwa teknologi modern adalah salah satu faktor utama yang bisa mengacaubalaukan hubungan asmara, terutama saat di ranjang. Sebanyak 40 persen pasangan mengaku rela ‘menunda’ seks demi membuat panggilan telepon, berkirim pesan teks atau browsing di internet.

Responden lainnya mengaku terpaksa terburu-buru menyelesaikan ‘sesi’ ranjang mereka demi membalas pesan teks, dan 33 persen mengatakan pernah menerima panggilan telepon ketika bercinta. Duh!

Hasil penelitian yang diprakarsai Dr Mark McCormack dari Durham University itu juga mengungkapkan, salah satu responden menyebut bahwa smartphone suaminya menjadi ‘pihak ketiga’ dalam pernikahannya. Responden lainnya mengaku suka membuka-buka Facebook, sementara sang suami sibuk mengutak-atik aplikasi smartphone ketika keduanya di tempat tidur.

“Kami sadar sedang duduk bersebelahan tapi berada di dunia yang berbeda,” ujar responden tersebut, seperti dilansir Daily Mail.

Dr Mark yang telah mewawancarai 15 pasangan mengatakan, membawa ponsel dan laptop ke kamar tidur memang bukanlah kebiasaan baik, terutama bagi pasangan menikah karena bisa berakibat pada rusaknya hubungan. Studi yang bekerjasama dengan Durex tersebut juga menunjukkan kebiasaan lain yang juga dilakukan pasangan, berkaitan dengan teknologi. Lebih dari seperempat pasangan merekam adegan seks mereka sendiri dan 40 persennya saling mengirim foto seksi.

Susie Lee, perwakilan dari aplikasi perjodohan bernama Siren menghimbau bahwa teknologi sebaiknya tidak diperlakukan bagaikan ‘dewa’. Bagaimanapun juga, smartphone secanggih apa pun tidak bisa menggantikan esensi dari interaksi langsung antar manusia.

“Chemistry yang sesungguhnya datang dari keintiman (yang nyata). Kita memang membutuhkan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup, membantu kita untuk terhubung dengan teman lama, berinteraksi dengan kelompok sosial yang lebih luas dan bertemu orang baru,” ujar Susie.

Namun di sisi lain, kita juga harus memperhatikan waktu dan tempat yang sesuai ketika aktif di jejaring sosial. Perlu diketahui, jejaring sosial seperti Facebook, Instagram, Path dan Twitter tidak bisa meningkatkan performa bercinta maupun kenikmatan seksual.

“Kita benar-benar perlu belajar bagaimana lebih fokus satu antara sama lain di kamar tidur, ketimbang dengan smartphone atau tablet,” tambahnya.

Cara Mudah Atasi Gairah Seks Rendah Pada Wanita: Tidur

Jakarta – Rendahnya gairah seksual bisa berdampak buruk terhadap kelangsungan pernikahan. Ada berbagai hal yang bisa dilakukan untuk mengembalikan hasrat bercinta mulai dari mengonsumsi makanan aphrodisiac, pola makan sehat, rutin olahraga hingga menonton film erotis.

Tapi ternyata ada cara lebih mudah untuk mengatasi gairah seks yang rendah yaitu cukup dengan tidur. Hasil studi terbaru yang dimuat dalam Journal of Sexual Medicine mengungkapkan bahwa wanita yang menambah waktu tidurnya satu jam lebih lama, gairah bercintanya meningkat hingga 14 persen.

“Jika Anda punya kesulitan di kamar tidur (bercinta -red), salah satu yang perlu dievaluasi adalah, apakah Anda sudah memiliki waktu tidur yang cukup,” ujar David Kalmbach dari University of Medical School, seperti dikutip dari Health Me Up.

Hasil ini didapat setelah David dan tim penelitinya mempelajari 171 wanita yang direkrut sebagai partisipan. Mereka diminta mengisi pertanyaan survei untuk mengetahui kebiasaan tidur selama 14 hari.

Hal-hal yang diobservasi mulai dari berapa jam mereka tidur selama periode 14 hari tersebut, juga tingkat gairah seksual yang mereka rasakan. Analisa survei menunjukkan bahwa wanita yang memiliki jam tidur cukup atau lebih banyak di malam harinya, merasakan hasrat bercintanya meningkat keesokan harinya.

Hasil studi ini memperlihatkan bahwa kualitas tidur sangat penting untuk mempertahankan libido terutama pada wanita. Selain itu wanita yang jam tidurnya sedikit lebih lama tidak mengalami banyak masalah dalam membangkitkan libidonya ketika diberi stimulasi seks pada area Miss V, ketimbang wanita yang waktu tidurnya lebih singkat.

“Pengaruh kualitas tidur terhadap gairah dan rangsangan seksual kerap dianggap kecil di ranah (seksologi) ini, tapi penemuan ini mengindikasikan bahwa kurang tidur bisa mengurangi hasrat dan rangsangan seksual pada wanita,” tambah David.

Namun perlu diingat, penambahan waktu tidur demi kualitas kehidupan seks yang sehat sebaiknya tidak berlebihan. Cukup tambah jam tidur Anda 30 menit hingga satu jam saja. Terlalu banyak tidur pun tak baik efeknya terhadap kesehatan tubuh. Tidur yang terlalu lama bisa berakibat gangguan pada jantung, gangguan pencernaan hingga hipertensi.

(hst/fer)

3 Efek Samping yang Bisa Terjadi Saat Bercinta

Jakarta – Saat bercinta, seringkali wanita mengalami kejadian tak terduga yang berkaitan dengan area Miss V. Kejadian tak terduga ini tidak jarang membuat malu, misalnnya suara seperti buang gas atau keluarnya cairan berlebihan dari vagina. Hal-hal yang disebut ‘efek samping’ dari bercinta ini sebenarnya hal normal yang tak perlu dikhawatirkan. Jadi jika satu dari lima kejadian ini Anda alami ketika bercinta, tak perlu panik dan sikapi dengan tenang atau perlu ditanggapi secara humor bersama pasangan.

1. Keluar Angin dari Miss V
Ketika bercinta, Miss V bisa mengeluarkan suara yang terdengar seperti buang gas. Hal itu dikarenakan udara yang terperangkap di lubang Miss V. Dan ketika penetrasi seks terjadi, dorongan dari penis membuat udara tersebut keluar dan akhirnya menimbulkan suara yang, mungkin, memalukan untuk didengar.

Menurut pakar seks Debby Herbenick, Ph.D., hal tersebut sangatlah normal dan bisa saja terjadi pada hampir setiap wanita. Tapi jika Anda tetap malu dan merasa tidak nyaman, bunyi tersebut bisa dihilangkan atau setidaknya diminimalisir dengan beberapa teknik. Suara seperti buang gas itu hanya terjadi saat penis keluar-masuk lubang Miss V. Saran Debby, Anda bisa meminta pasangan untuk memperlambat ritme penetrasi.

2. Cairan Miss V Keluar Terlalu Banyak
Keluarnya cairan Miss V yang seperti menyembur, kerap disebut sebagai ejakulasi pada wanita. Efek samping ini juga terbilang normal dan seharusnya tidak membuat Anda khawatir. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa cairan yang keluar saat wanita ejakulasi berbeda dengan cairan lubrikasi. Cairan yang menyembur tersebut merupakan efek yang terjadi sesaat sebelum wanita mencapai klimaks dan para ilmuwan menyebutnya dengan plasma prostat.

Penelitian lain yang dimuat dalam Journal of Sexual Medicine menyebutkan, cairan yang keluar sesaat setelah/sebelum klimaks adalah campuran dari urin dan plasma prostat. Namun komposisinya lebih banyak plasma prostat. Anda hanya perlu membasuhnya dengan air untuk membersihkannya.

3. Tubuh Lemas
Merasa tidak sanggup beraktivitas apa pun setelah bercinta? Itu juga hal yang cukup normal dialami baik oleh wanita maupun pria. Pasca berhubungan seks, otak akan memproduksi senyawa kimia yang bekerja meredakan stres, membuat tubuh dan pikiran relaks serta mengantuk sehingga ingin cepat-cepat tidur. Maka tidak heran jika tubuh Anda menjadi lemas.

“Setelah bercinta tubuh mengeluarkan vasopressin, yaitu hormon yang diyakini bisa mengurangi stres,” ujar Erin Basler-Francis, btand manager dari The Center for Sexual Pleasure Health, seperti dikutip dari Shape. Selain vasopressin, tubuh juga mengeluarkan hormon prolactin yang membuat mata mengantuk.

(hst/int)

Review: Tenga Easy Beat “Wavy” Egg

Jadi apa yang terlintas dipikiran anda saat seseorang mengatakan “Tenga?” apa kamu fikir itu artinya “untuk mengambil” dalam bahasa spanyol? Atau kamu fikir prajurit Tenga, burung besar petarung dari power rangers? Bagaimana kalau ini adalah alat bantu masturbasi pria? Jadi, ini adalah perusahaan Jepang bernama Tenga. Telah berdiri sejak tahun 2005. Kata Tenga adalah bahasa Jepang klasik yang berarti tersusun selayaknya dan mewah, yang biasanya digunakan untuk memuji keindahan kimono. Tenga bertujuan membuat produk dengan kualitas terbaik dengan ide terbaru. Bahwa Tenga merupakan “Revolusi dalam kesenangan Pria”.

Review-Tenga-Easy-Beat-Egg-4

Kesan Pertama

Hal pertama yang saya sadari bahwa tidak ada produk Tenga yang tidak mengingatkan anda pada vagina. Tenga menawarkan berbagai macam produk tapi disini saya akan membahas tentang Tenga Egg Wavy.

Tenga sudah sangat cukup baik untuk memenuhi kebutuhan sex kita dengan produknya, dalam menulis artikel ini saya mencoba memakai Tenga Egg Wavy dan memberikan review kepada para pembaca. Bentuknya sama seperti telur. Ukurannyapun sama seperti telur normal lainnya. Ini membuat kita teringat kembali dengan telur mainan saat kita kecil dulu namun dengan kualitas yang bagus… dan untuk kebutuhan seksual.

Review-Tenga-Easy-Beat-Egg-1

Bahannya sangat lembut dan fleksibel. anda pasti ingin memegang dan melemparnya di tangan anda untuk membuktikan itu. Bahannya sangat kuat dan elastis. Anda bisa menarik atau memutarnya di lantai untuk melihat keelastisannya,

Review-Tenga-Easy-Beat-Egg-5

Didalam Tenga Egg Wavy ini, menghasilkan sensasi yang berbeda dari produk lainnya. Teksturnya sama seperti kondom dan memberikan sensasi jauh lebih berbeda dari yang biasa wanita berikan.

Tenga Insides

Ketika saya membuka segel dari Tenga Egg Wavy terdapat wadah plastik yang berisi 1 plastik pelumas (kira kira untuk 2-3x pemakaian, sebaiknya sekalian juga membeli Tenga Egg Lotion). Sangat mudah digunakan dan produk ini diperuntukan untuk pria masa kini. Semua produk memiliki harga yang terjangkau namun tidak murahan.

Tenga-Insides

The Test

Produk Tenga bisa mebuat kita ejakulasi didalam dan sangat mudah dibersihkan. Setelah dicuci, produk Tenga Egg ini bisa di gunakan lagi. Produk ini bisa membantu anda juga saat bercinta dengan pasangan anda sehingga anda akan mendapatkan sensasi yang lain dari biasanya.

Review-Tenga-Easy-Beat-Egg-7Review-Tenga-Easy-Beat-Egg-3 Review-Tenga-Easy-Beat-Egg-6